Rabu, 11 Maret 2015

SAYUR ASEM BUNCIS



Hai…Hollaaa….Apa kabar teman-teman…….??? Semangat banget ya..? Harus dong…Walaupun kadang kegalauan melanda. Gimana cuaca di daerah teman-teman semuanya? Masih tinggikah curah hujannya? Kita sama-sama berdoa aja ya, semoga kita senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan dan kelancaran di setiap urusan kita.


Well, posting kali ini masih seputar dunia dapur. Iya, saya memang sedang rajin masak dan lumayan rajin juga untuk posting hasil karya saya di dunia “perdapuran” (*abaikan bila tidak sesuai EYD dan KBBI). Sebenarnya ini tuh ada sebab musababnya kenapa sekarang saya jadi rajin masak. Teman-teman tau gak acara R*p**t*s* In*e*t*g*s*? Itu tuh…yang ditayangkan di salah satu stasiun TV Swasta. Nah, di situ kan sering menayangkan mengenai makanan-makanan atau jajanan yang banyak di jual di luar sana dengan memberikan bahan-bahan tambahan yang membahayakan bagi kesehatan kita.

Itu efeknya sangat mengena buat pak suami lho dan do’i request untuk selalu bawa bekal setiap harinya sebagai menu sarapan. Jadi makan di luar tu hanya pas makan siang saja, sarapan dan makan malam menunya made in saya. Seperti halnya saya juga begitu, bawa bekal dari rumah untuk sarapan. Itulah sebabnya mengapa sekarang saya jadi rajin untuk masak. Untuk sama sekali tidak jajan atau makan di luar kayaknya susah, tapi paling tidak mengurangi lah ya…Oh ya, saya pengen kapan-kapan mau posting juga mengenai penyimpanan santan, karena saya beralih dari santan instan ke santan dari kelapa segar atau yang bikin sendiri. Aduh, ini pengantarnya kepanjangan? Maaf ya teman-teman… sebenarnya saya mau posting mengenai sayur asem buncis. To the point aja, kita bahas bahan-bahannya dulu, diantaranya adalah :

  • Daging tetelan ¼ kg, (potong-potong tapi jangan terlalu kecil-kecil)
  • 7 batang buncis (siangi dan potong-potong + 2 cm)
  • 2 buah wortel (kupas dan potong-potong – saya lebih suka potongnya tidak terlalu tipis, klo terlalu tipis, nanti klo udah lunak gampang hancur, sayurnya jadi kurang menggoda) 
*yang dalam kurung itu versi saya ya, itu sebenarnya sesuai selera masing-masing sie, tapi tetep jangan lupa sayur dan dagingnya dicuci bersih dulu.



Untuk bumbunya yaitu :

  • 5 butir bawang merah (iris tipis) 
  • 3 butir bawang putih (iris tipis) 
  • 3 buah cabai merah dan 3 buah cabai hijau (potong + 1 cm) 
  • 3 buah cabai rawit setan (belah tengah) 
  • 2 buah tomat merah dan tomat hijau 
  • Daun salam dan lengkuas 
  • 3 atau 4 biji asem jawa. 
  • Air secukupnya. 
  • Sedikit minyak untuk menumis.

    Langkah-langkahnya :

  • Didihkan air, masukkan daun salam, lengkuas dan biji asem.
  • Kemudian masukkan daging tetelan.
  • Biarkan mendidih hingga agak empuk. Sisihkan.
  • Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum kemudian masukkan cabai.
  • Setelah agak layu, tuang ke dalam panci rebusan daging.
  • Masukkan wortel dan buncis.
  • Kemudian masukkan tomat.
  • Tunggu hingga mendidih, matang dan angkat.
  • Taburi dengan bawang goreng dan siap dihidangkan.


Simple kan teman-teman? Biasanya sebagai teman sayur asem buncis ini, saya goreng tempe dibumbui dengan ulekan garam dan bawang putih. Gimana…? Tertarik gak? Ini pas banget disajikan sebagai menu makan siang, seger deh… Semoga bermanfaat dan semoga teman-teman juga gak bosen baca postingan saya. Selamat mencoba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar